Ya Rabb

on

Apapun masalah yang datang, mengumpat jelas bukan jawaban. Ketika hati terombang-ambing tak jelas, menyesat juga bukan jawaban. Setiap insan, siapapun dia, tak memandang derajatnya, pasti pernah merasa ada yang ganjil di hatinya. Seolah ia mengakar kuat, tak bisa dipangkas. Seolah ia tinggal menetap, tak mau lepas. Ya, itulah kegamangan.

Ketika hati merasa sepi, ingatlah kamu tak sendiri. Kalimat itu bukan sekedar pemanis bahasa saja, ini nasehat. Nasehat ini saya dapat dari orang tua saya. Pertama, saya merasa itu biasa. Seiring berjalannya waktu, saya sadar betul definisi kalimat itu. Ternyata saya benar-benar tak sendiri.

Adalah Dia, yang menemaniku ditiap derap kaki ini melangkah. Menuju jannah-Nya. Adalah Dia, yang mengukir senyumku yang merekah. Memuji anugerah-Nya. Adalah Dia, yang membuat binar mata ini begitu indah. Menatap alam semesta-Nya.

Kemanakah mereka? Yang tak menyadari ada nikmat yang begitu pantas untuk disyukuri. Sekarang, saya benar-benar tak ingin merasa sendiri lagi. Saya benar-benar tak ingin kehilangan arah lagi. Ya Rabb, teruslah bersemayam dalam hatiku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s